Sijunjung, Investigasi_Kapolsek Koto VII Iptu Yuliza Herman dan anggotanya menyelamatkan seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa yang ditinggalkan oleh bus ditengah jalan, rabu (8/5) malam.

Di malam rabu itu kata Yuliza Herman, sekira pukul 20.00 wib wanita tersebut diantar oleh warga yang merasa kasihan melihat kondisinya yang kebingungan ditengah jalan ke kantor Polsek Koto VII, wanita yang kemudian diketahui bernama Rani Elvia 26 tahun dari pengakuannya tersebut, cukup bisa diajak bicara meski kadang jawabannya mengambang.

Melihat hal tersebut Kapolsek Koto VII mempersilahkan tersangka menginap di Polsek Koto VII dan mencarikan solusinya.

" Benar wanita tersebut kemarin nginap di Polsek Koto VII sampai tanggal 10 mei 2019 ini," ucapnya pagi tadi ketika dihubungi media. Selanjutnya Yuliza Herman berkoordinasi dengan Tenaga Sosial Kecamatan Koto VII (TKSK), Sekcam Koto VII dan Dinas Sosial Kabupaten.

Dinas Sosial Kabupaten Sijunjung yang mendapat laporan tersebut langsung menanggapinya, dan mendatangi kantor Polsek Koto VII pada hari kamis tanggal 9 mei 2019 pukul 13.00 wib, untuk melihat langsung kondisi Rani Elvia, dilanjutkan dengan berkoordinasi tentang solusi terbaik mengenai wanita tersebut dengan aparat terkait disana.

Ketika ditanyakan oleh petugas Dinas Sosial Kabupaten Sijunjung mengenai keinginannya, dia menyatakan ingin pulang kerumahnya, ternyata Rani Elvia ini berasal dari Riau.

Akhirnya, menurut informasi dari Kapolsek Koto VII Iptu Yuliza Herman, pada pukul 08.00 wib pagi ini tanggal 10 mei 2019, Rani Elvia diantarkan oleh petugas Dinas Sosial Kabupaten Sijunjung kerumahnya yang beralamat pasti di Patai Taluk Kuantan Kabupaten Kuansing Riau. Yosefin

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top